LIMA PULUH KOTA – Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) menggelar Wisuda Sekolah Lansia pada Selasa, 6 Oktober 2026, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong pendidikan sepanjang hayat (long life education) bagi lanjut usia.
Sebanyak 176 wisudawati dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Kapur IX, Kecamatan Mungka, dan Kecamatan Guguak, mengikuti prosesi wisuda setelah menjalani proses pembelajaran aktif sejak Mei hingga Oktober 2026. Masing-masing Sekolah Lansia telah melaksanakan 16 kali pertemuan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pemberdayaan para lansia.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lima Puluh Kota, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Ketua TP-PKK Kabupaten Lima Puluh Kota, Ketua GOW Kabupaten Lima Puluh Kota, serta Camat Kapur IX, Camat Mungka, dan Camat Guguak beserta jajaran Forkopimcam.
Turut hadir Wali Nagari, Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Lima Puluh Kota, Koordinator Lapangan KB, tokoh masyarakat setempat, serta pengurus dan fasilitator Sekolah Lansia yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.
Penyelenggaraan Sekolah Lansia merupakan bentuk dukungan terhadap pembelajaran sepanjang hayat, yang memberikan kesempatan kepada para lansia untuk terus memperoleh pengetahuan, memperluas wawasan, menjalin silaturahmi, dan meningkatkan kualitas hidup di usia lanjut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Sekolah Lansia dapat terus berkembang sebagai wadah pembelajaran, silaturahmi, dan pemberdayaan lansia. Dengan demikian, para lansia di Kabupaten Lima Puluh Kota dapat menjalani kehidupan yang sehat, bahagia, mandiri, aktif, dan bermartabat.
Wisuda Sekolah Lansia ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat perhatian dan dukungan berbagai pihak terhadap peningkatan kesejahteraan lansia, sehingga mereka tetap dapat berperan aktif dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.